PENGALAMAN
MENJADI TARUNA DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
PROFILE KAMPUS
Politeknik Pelayaran Surabaya merupakan sekolah transportasi
laut yang berada di bawah naungan Kementrian Perhubungan yang secara resmi
menjadi sekolah ikatan dinas pada tahun 2013 oleh kementrian perhubungan,yang
dimana sekolah ini terdiri dari beberapa program dan jurusan.
Politeknik Pelayaran Surabaya adalah kampus yang terletak di Jalan Gunung Anyar
Boulevard No. 1 Surabaya. Politeknik Pelayaran Surabaya atau yang sering kita
sebut POLTEKPEL ini adalah sekolah yang dibawahi POLTEKPEL ini mempunyai
sekitar 800 taruna yang menempuh proses pendidikan disini
Untuk Program terdiri dari beberapa jenis yaitu :
A. D IV / D III Pola
Pembibitan
B. D IV / D III Reguler
C. D IV / D III Mandiri
D. DP III Mandiri
Dan Untuk
Jurusan terdiri dari 4 bagian yaitu :
1. Nautika
2. Teknika
3. ETO
4. Transportasi Laut
SEJARAH KAMPUS
Dalam langkah Politeknik Pelayaran
Surabaya (POLTEKPEL) untuk memenuhi kebutuhan tenaga pelaut yang professional
khususnya ahli nautika , ahli teknika , dan ahli elektro untuk pelayaran untuk
pelayaran niaga , sejak tahun 1982 , sampai desember 2012 , Politeknik
Pelayaran Surabaya telah meluluskan kurang lebih 72.500 pelaut dalam berbagai
program dan jenjang diklat keahlian dan diklat ketrampilan, khususnya diklat
keterampilan khusus pelaut ( DKKP ).
Perkembangan POLTEKPEL Surabaya
dimulai pada :
1. Sejak tahun 1982 –
1990 , organisasi ini berafiliasi kepada
BPLP Semarang ( Sekarang PIP Semarang )
, yang menyelenggarakan program pendidikan kepelautan untuk bidang teknika dan
nautika (Strata A )
2. Dari tahun 1990-2002 ,
berubah menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran Dasar (BPLPD) , yang merubah tugas utamanya untuk pendidikan
perwira niaga pelayaran Nusantara dan tenaga (crew) pada tingkat dasar (rating)
3. Dari tahun 2002-2013 ,
menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayarna (BP2IP) Surabaya ,
mendidik perwira niaga pelayaran nusantara
(ANT , ATT-IV ) , serta tenaga
rating untuk bidang teknika dan nautika
4. Pada tahun 2013, BP2IP
Menjadi Politeknik Pelayaran Surabaya berdasarkan surat menteri pendayagunaan
aparatur negara dan reformasi birokrasi (MENPAN) Nomor B/70/M.PAN-RB/1/2013 ,
surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1487/E/T/2012 tentang
persetujuan pendirian Politeknik Pelayaran Surabaya dan peraturan Mentri
Perhubungan Nomor PM. 14 Tahun 2013
Tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Pelayaran Surabaya
PENGALAMAN SELAMA MENJADI TARUNA DI POLTEKPEL SURABAYA
POLTEKPEL
ini mempunyai sekitar 800 taruna yang menempuh proses pendidikan disini .seluruh
taruna dan taruni ini berkehidupan di asrama. Jadi taruna taruni disini jauh
dari keluarga tetapi taruna taruni disini menerima pembelajaran yang bermanfaat
yaitu kita diajarkan kedisiplinan, apa itu artinya jiwa korsa dan hirarki itu
apa, dan lain sebagainya. Seluruh taruna disini kehidupannya diatur oleh
Peraturan Tata Tertib Taruna (PERTIBTAR). PERTIBTAR ini di buat atas keputusan
DIREKTUR POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA NOMOR : SK. 1664 TAHUN 2015. Di dalam
PERTIBTAR tersebut memuat banyak hal yang termuat dalam bab-bab dan setiap bab
mempunyai pasal-pasal. Tujuan PERTIBTAR ini dibuat adalah “meningkatkan disiplin taruna/I agar
menaati segala peraturan untuk mewujudkan tingkah laku dan tanggung jawab
sebagai usaha mempersiapkan taruna/I memiliki mental serta moral yang baik”.
Dalam BAB VI memuat tentang PHST, apa itu PHST? PHST adalah Peraturan Harian
bersifat Tetap, jadi seluruh kegiatan yang dilakukan taruna disini sudah diatur
dalam PHST dan semua taruna wajib mengikuti PHST. dalam Mulai kita bangun pukul 3 pagi untuk
persiapan sholat shubuh bagi yang muslim yang selanjutnya dilanjutkan dengan
olahraga pagi lalu setelah itu seluruh taruna bersih diri untuk persiapan apel.
Apel dilaksanakan pada pukul 6 pagi. Setelah melakukan apel pagi, seluruh
taruna melakukan makan bersama lalu dilanjutkan proses pembelajaran dan ada
sebagian taruna melaksanakan piket pembersihan barak. Pembelajaran di lakukan
dari setegah 8 pagi sampai pukul 11.30 lalu persiapan sholat. Setelah sholat
para taruna melakukan apel makan siang dan di lanjutkan melakukan makan siang
bersama lalu setelah makan siang para taruna kembali ke kelas untuk melakukan
kegiatan pembelajaran sampai jam 3 sore. Lalu setelah pembelajaran selesai,
taruna melukakan olahraga sore dan melakukan kegiatan ekstra di kampus kita.
Setelah itu taruna melakukan pembersihan diri untuk melakukan sholat maghrib
bagi yang muslim. Setelah itu dilanjtukan dengan sholat isya’ lalu diteruskan
dengan apel malam.Dari seluruh kegiatan diatas, jika ada taruna yang melanggar
PHST akan dikenakan sanksi point.
Lalu, bagaimanakah cara taruna taruni
hidup diasrama? Seluruh taruna POLTEKPEL Surabaya menjalani kehidupan di asrama
ini penuh suka dan duka. Didalam asrama kita hidup bersama dengan teman teman
dari sabang sampai merauke dan tidak ada perbedaan. Kita melakukan apapun
bersama baik suka maupun duka. Seluruh taruna disini mengikuti alur untuk
bertahan hidup di asrama, kita saling berbagi cerita dengan taruna satu dengan
yang lainnya. Saling berbagi cerita tentang keluarga, liburan, ataupun yang
lainnya untuk mengisi kegiatan kosong di asrama. Semua waktu yang di habiskan bersama teman di barak
merupakan sesuatu cara agar melepas penak seharian diantara jadwal yang sangat
padat. Banyak yang melakukan olahraga bersama sambil bercerita dan ada juga
yang sedang mempoles brivet agar mengkilap lagi. Saat waktu weekend adalah
waktu yang ditunggu oleh taruna karena para taruna bisa melakukan Pesiar. Apa
itu pesiar? Pesiar adalah waktu yang diijinkan keluar asrama untuk melakukan
kegiatan di luar kampus .Pesiar ini adalah waktu yang berharga untuk seluruh
taruna karena pesiar inilah waktu untuk bertemu dengan keluarga kita, temu
kangen dengan keluarga kita, dan lain sebagainya yang dilakukan bersama
keluarga. Untuk taruna yang keluarganya jauh hanya bisa bertemu dari media
sosial yaitu melewati video call. Dibalik kesedihan bagi taruna yang bertemu
keluarganya hanya lewat video call, taruna diajak oleh temannya untuk kerumah
temannya. Atau pun berkumpul dengan teman teman yang berasal dari tanah
kelahiran agar dapat melepas kerinduan dari kampung halaman.
Article By : Hilal Firdaussi
NIT :
06 18 012 1 41
Kelas :
NA Reguler

Tidak ada komentar:
Posting Komentar